KABARBURSA.COM-Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali dibuka melemah pada perdagangan Jumat, 12 Desember 2025. Berdasarkan data perdagangan pagi.
IHSG dibuka di level 8.651,77 dan langsung bergerak turun hingga berada di kisaran 8.602,58 atau terkoreksi 17,90 poin setara 0,21 persen pada pukul 09.05 WIB. Pelemahan terjadi sejak menit-menit awal perdagangan ketika indeks sempat menyentuh level terendah harian di 8.594,68 sebelum mencoba rebound tipis.
Tekanan jual tampak merata di sejumlah sektor, terutama sektor infrastruktur yang mencatat pelemahan terdalam dengan penurunan mencapai 3,29 persen. Sektor keuangan juga koreksi tipis 0,45 persen dan kesehatan turun 0,23 persen. Meski demikian, beberapa sektor mencatat penguatan, seperti sektor energi yang menguat 1,08 persen, sektor barang baku atau basic industry yang naik 1,19 persen, serta sektor properti yang menanjak 0,34 persen.
Dari sisi transaksi, total frekuensi di seluruh pasar mencapai 239.400 kali, dengan nilai transaksi sebesar 2,30 triliun rupiah. Aktivitas transaksi mayoritas terjadi di pasar reguler. Sementara itu, investor asing tercatat membukukan net buy di seluruh pasar sebesar 1,36 triliun rupiah. Adapun pembelian asing di pasar tunai dan negosiasi mencapai 1,42 triliun rupiah, sedangkan di pasar reguler asing mencatat net sell sebesar 58,28 miliar rupiah. Secara komposisi, aktivitas perdagangan pagi ini didominasi investor domestik dengan porsi 76,10 persen, sementara porsi asing berada di 23,90 persen.
Beberapa saham mencatat kenaikan signifikan dan masuk deretan top gainer. Saham Citatah Tbk (CTTH) dari sektor basic industry melesat 29,63 persen ke level 210. Saham Abadi Lestari Indonesia Tbk (RLCO) naik 25 persen menjadi 550. Saham Kioson Komersial Indonesia Tbk (KIOS) dari sektor teknologi menguat 23,36 persen ke level 264. Saham Darma Henwa Tbk (DEWA) dari sektor energi juga terapresiasi 14,68 persen menjadi 625, serta Steady Safe Tbk (SAFE) dari sektor transportasi naik 14,12 persen ke 388.
Di sisi lain, saham-saham yang mengalami tekanan cukup dalam pagi ini antara lain Mora Telematika Indonesia Tbk (MORA) dari sektor infrastruktur yang anjlok 14,85 persen ke 10.175. Perintis Triniti Properti Tbk (TRIN) terkoreksi 14,66 persen ke 990. Harapan Duta Pertiwi Tbk (HOPE) turun 14,53 persen ke 147. Murni Sadar Tbk (MTMH) dari sektor kesehatan melemah 11,51 persen ke 1.230, dan Ketrosden Triasmitra Tbk (KETR) anjlok 10,81 persen ke 1.320.
Pergerakan IHSG pada pembukaan hari ini mencerminkan sentimen hati-hati investor setelah koreksi beruntun dalam beberapa sesi. Meskipun tekanan jual masih terasa di sejumlah sektor, masuknya dana asing dalam jumlah besar di seluruh pasar memberikan sinyal bahwa pelaku pasar global masih melihat peluang di pasar ekuitas Indonesia.
Perdagangan diperkirakan tetap fluktuatif sepanjang hari mengikuti arah pergerakan bursa regional dan dinamika sentimen global. Jika tekanan di sektor infrastruktur mereda dan minat beli asing berlanjut, IHSG berpotensi menguji kembali level psikologis 8.650. Jika sentimen negatif belum mereda, indeks rawan kembali menuju area support di 8.580.(*)
Berita atau informasi yang Anda baca membahas emiten atau saham tertentu berdasarkan data yang tersedia dari keterbukaan informasi PT Bursa Efek Indonesia dan sumber lain yang dapat dipercaya. Konten ini tidak dimaksudkan sebagai ajakan untuk membeli atau menjual saham tertentu. Selalu lakukan riset mandiri dan konsultasikan keputusan investasi Anda dengan penasihat keuangan profesional. Pastikan Anda memahami risiko dari setiap keputusan investasi yang diambil.