KABARBURSA.COM - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksikan menguat pada perdagangan, Rabu, 20 Mei 2026. Beberapa saham yang direkomendasikan analis, antara lain: ANTM, INDF, JPFA dan TLKM.
MNC Sekuritas memprakirakan, IHSG bakal terkoreksi cukup tebal, yakni 3,46 dan ditutup di level 6,370 disertai dengan volume penjualan.
“Posisi pergerakan IHSG saat ini, diperkirakan masih berada bagian dari wave [v] dari wave A dari wave (2) pada label hitam. Hal ini berarti, IHSG masih akan rawan melanjutkan koreksinya untuk menguji area 6,307, waspadai akan adanya potensi koreksi ke 6,084-6,148 pada label biru,” kata analis MNC Sekuritas dalam keterangan tertulis, Rabu, 20 Mei 2026.
Sementara level support IHSG pada perdagangan hari ini berada di level 6,270, 6,148 dan resistance di 6,640, 6,745. Adapun beberapa saham yang direkomendasikan tim analis, yakni ANTM, INDF, JPFA dan TLKM.
Analis memprakirakan, saham PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) terkoreksi 3,16 persen ke level 3.060 pada perdagangan terakhir dan masih berada dalam tekanan jual.
Meski demikian, pergerakan saham ANTM dinilai mendekati akhir wave 3 dari wave (C). Rekomendasi yang diberikan adalah buy on weakness pada area 2.830 hingga 2.910, dengan target harga di kisaran 3.210 dan 3.320. Adapun batas stoploss berada di bawah level 2.770.
Sementara itu, saham PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) turun 1,12 persen ke level 6.650. Tekanan jual masih mendominasi pergerakan saham, meskipun pelemahan INDF tertahan oleh MA60.
Posisi saham INDF diperkirakan tengah berada pada bagian wave [b] dari wave B. Pelaku pasar direkomendasikan melakukan buy on weakness di area 6.375 hingga 6.550 dengan target harga 6.875 dan 7.175. Stoploss ditetapkan di bawah 6.300.
Di sektor unggas, saham PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JPFA) melemah 0,79 persen ke level 2.510. Pergerakan saham masih dibayangi tekanan jual dan bergerak dalam rentang MA20 serta MA60.
Posisi JPFA diperkirakan sedang membentuk wave (d) dari wave [b] dari wave 2 pada pola triangle. Rekomendasi trading buy berada di area 2.410 hingga 2.460 dengan target harga 2.530 dan 2.590. Sementara stoploss berada di bawah level 2.380.
Adapun saham PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) bergerak stagnan di level 3.080. Meski penguatan tertahan oleh MA60, saham TLKM masih didukung volume pembelian yang relatif dominan.
Posisi TLKM diperkirakan berada pada bagian wave [c] dari wave B. Rekomendasi buy on weakness diberikan pada rentang 3.030 hingga 3.070 dengan target harga 3.180 dan 3.280. Level stoploss berada di bawah 2.970.(*)