KABARBURSA.COM - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah sebesar 1,61 persen atau 114 poin ke level 7.022 pada perdagangan Senin, 16 Maret 2026.
Mengutip data perdagangan Stockbit, aktivitas transaksi di seluruh pasar mencatat volume sekitar 320,73 juta lot dengan nilai transaksi mencapai Rp15,98 triliun dan frekuensi sekitar 1,67 juta kali transaksi.
Pelemahan indeks terjadi seiring tekanan pada sebagian besar sektor. Teknologi menjadi sektor yang menurun paling dalam dengan koreksi 2,34 persen. Sektor energi juga melemah 2,24 persen, diikuti sektor bahan baku (basic industry) yang turun 1,82 persen.
Selain itu, sektor transportasi dan logistik terkoreksi sekitar 1,57 persen, sementara sektor properti turun sekitar 2,28 persen. Sektor infrastruktur juga mencatat pelemahan sekitar 0,63 persen.
Di tengah tekanan tersebut, hanya beberapa sektor yang mencatat penguatan terbatas. Sektor keuangan naik sekitar 0,45 persen, sektor industri menguat 0,21 persen, serta sektor kesehatan naik sekitar 0,13 persen.
Dari sisi aktivitas perdagangan saham, beberapa emiten mencatat nilai transaksi terbesar di pasar. PT Merdeka Gold Resources Tbk (EMAS) menjadi saham dengan nilai transaksi tertinggi sekitar Rp1,14 triliun. Di bawahnya terdapat PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) dengan nilai transaksi sekitar Rp865,06 miliar, diikuti PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) sebesar Rp699,87 miliar.
Sementara itu, PT Bumi Resources Tbk (BUMI) mencatat nilai transaksi sekitar Rp688,72 miliar, sedangkan PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS) membukukan nilai transaksi sekitar Rp655,31 miliar.
Dari sisi volume perdagangan, saham PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) tercatat menjadi salah satu saham dengan volume transaksi terbesar sekitar 63,67 juta saham. Selanjutnya terdapat BUMI dengan volume sekitar 33,25 juta saham, diikuti PT Astrindo Nusantara Infrastruktur Tbk (BIPI) sekitar 12,54 juta saham, PT Bersama Zatta Jaya Tbk (ZATA) sekitar 10,50 juta saham, serta BRMS sekitar 9,38 juta saham. (*)