Logo
>

Ingat, Besok Adaro Andalan Resmi Melantai di Bursa

Ditulis oleh Yunila Wati
Ingat, Besok Adaro Andalan Resmi Melantai di Bursa

Poin Penting :

    KABARBURSA.COM - PT Adaro Andalan Indonesia Tbk (AADI), perusahaan pertambangan batu bara milik Boy Thohir, siap mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Kamis, 4 Desember 2024.

    Pencatatan ini menjadikan AADI sebagai emiten ke-40 yang melantai di BEI pada tahun ini. Dengan memasuki pasar modal, AADI menunjukkan langkah strategis dalam memperkuat posisinya di industri batu bara yang terus berkembang.

    Dalam proses Initial Public Offering (IPO), AADI menetapkan harga Rp5.550 per saham dan melepas 778,68 juta saham dengan nilai nominal Rp3.125 per saham. Saham yang ditawarkan setara dengan 10 persen dari modal ditempatkan dan disetor setelah IPO, dengan nilai total dana yang dihimpun mencapai Rp4,32 triliun.

    Sebelumnya, dalam masa penawaran awal (book building), AADI memasang kisaran harga antara Rp4.590 hingga Rp5.900 per saham.

    IPO ini mendapatkan dukungan penuh dari PT Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk sebagai penjamin pelaksana emisi.

    Dana yang diperoleh dari IPO akan dimanfaatkan secara strategis untuk berbagai kebutuhan korporasi. Sebanyak 37,23 persen akan disalurkan kepada anak usaha PT Maritim Barito Perkasa (MBP) dalam bentuk pinjaman guna mendukung investasi dan peningkatan aktivitas operasional, sejalan dengan pertumbuhan produksi batu bara grup AADI.

    Sebagian lainnya, yaitu 14,89 persen, akan digunakan untuk membayar sebagian pinjaman kepada PT Adaro Indonesia (AI) berdasarkan perjanjian pinjaman Mei 2024. Sisa dana akan dialokasikan untuk melunasi sebagian pokok pinjaman kepada ADRO, induk perusahaan AADI.

    Langkah menarik lainnya adalah rencana ADRO untuk melakukan penawaran umum atas saham AADI yang dimilikinya kepada seluruh pemegang saham ADRO. Dalam rencana ini, sebanyak 7,01 miliar saham AADI yang dimiliki ADRO akan ditawarkan kepada para pemegang sahamnya melalui mekanisme penawaran umum.

    Untuk mendukung langkah ini, ADRO berencana membagikan tambahan dividen tunai final, memberikan fleksibilitas kepada para pemegang saham untuk berpartisipasi dalam pembelian saham AADI.

    Dengan strategi IPO yang terencana dan fokus pada optimalisasi penggunaan dana, AADI tidak hanya memperkuat basis modalnya tetapi juga memperluas peluang pertumbuhan di sektor batu bara.

    Dukungan ADRO sebagai induk usaha, bersama dengan langkah-langkah untuk meningkatkan keterlibatan pemegang saham, menunjukkan komitmen AADI untuk memberikan nilai tambah berkelanjutan bagi seluruh pemangku kepentingan. Pencatatan saham ini juga mencerminkan keyakinan AADI terhadap potensi besar yang dimiliki industri batu bara Indonesia di masa depan.

    Hitungan Dividen dari PUPS AADI

    Diberitakan sebelumnya, PT Alamtri Resources Indonesia Tbk (ADRO) menetapkan rasio pemesanan PUPS AADI sebesar 4.389:1, artinya setiap pemegang 4.389 saham ADRO berhak menebus 1.000 saham AADI. Rasio ini hampir sama dengan estimasi sebelumnya, yakni 4,4:1 (atau sekitar 23 saham AADI untuk setiap 100 saham ADRO).

    Para investor yang memiliki saham dalam jumlah yang tidak memenuhi angka penuh dari rasio tersebut tetap bisa menebus saham AADI, tetapi jumlahnya akan dibulatkan ke bawah. “Misalnya, bagi investor yang memiliki 4.000 saham ADRO, perhitungan hak menebus saham AADI secara proporsional menjadi 911 saham, setelah dibulatkan,” jelas Hendriko.

    Harga penawaran saham AADI dalam PUPS ini akan ditentukan oleh harga rata-rata tertimbang (VWAP) per saham AADI, yang dihitung setelah penutupan perdagangan perdana di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 5 Desember 2024.

    Meskipun demikian, harga penawaran akan berkisar antara Rp5.546–5.960 per saham, di mana harga minimum adalah nilai wajar saham AADI, dan harga maksimum mencapai 107,5 persen dari nilai wajar tersebut.

    “Estimasi ini sejalan dengan perhitungan yang memperkirakan harga penawaran di kisaran Rp5.550–5.950 per saham,” kata Investment Analyst Stockbit Hendriko Gani, dikutip Jumat, 29 November 2024.

    Ia menambahkan, investor yang ingin menebus saham AADI dalam PUPS akan dikenakan biaya transaksi sebesar 0,18 persen dari nilai transaksi. Periode penebusan saham diperkirakan berlangsung antara 7 hingga 10 Desember 2024, dengan distribusi saham AADI yang diharapkan dilakukan pada 10–11 Desember 2024.

    Untuk memastikan pemrosesan yang tepat, kata Hendriko, waktu cut-off untuk penebusan adalah pukul 10.00 WIB setiap hari bursa dalam periode tersebut. Penebusan yang dilakukan setelah waktu cut-off akan diproses pada hari bursa berikutnya.

    Pengumuman dividen ADRO yang tinggi dan kesempatan menebus saham AADI dalam PUPS memberikan peluang menarik bagi investor. Dividen yang signifikan dan rasio penebusan yang cukup menarik menawarkan insentif bagi para pemegang saham ADRO.

    Namun, perhatian terhadap biaya transaksi dan harga penawaran tetap penting untuk membuat keputusan investasi yang bijak. Investor diharapkan memperhitungkan segala aspek ini untuk memaksimalkan potensi keuntungan di pasar saham.(*)

    Disclaimer: Artikel ini bukan untuk mengajak, membeli, atau menjual saham. Segala rekomendasi dan analisa saham berasal dari analisis atau sekuritas yang bersangkutan, dan  Kabarbursa.com tidak bertanggung jawab atas keuntungan atau kerugian investasi yang timbul. Keputusan investasi ada di tangan investor. Pelajari dengan teliti sebelum membeli/menjual saham.
    Disclaimer:
    Berita atau informasi yang Anda baca membahas emiten atau saham tertentu berdasarkan data yang tersedia dari keterbukaan informasi PT Bursa Efek Indonesia dan sumber lain yang dapat dipercaya. Konten ini tidak dimaksudkan sebagai ajakan untuk membeli atau menjual saham tertentu. Selalu lakukan riset mandiri dan konsultasikan keputusan investasi Anda dengan penasihat keuangan profesional. Pastikan Anda memahami risiko dari setiap keputusan investasi yang diambil.

    Dapatkan Sinyal Pasar Saat Ini

    Ikuti kami di WhatsApp Channel dan dapatkan informasi terbaru langsung di ponsel Anda.

    Gabung Sekarang

    Jurnalis

    Yunila Wati

    Telah berkarier sebagai jurnalis sejak 2002 dan telah aktif menulis tentang politik, olahraga, hiburan, serta makro ekonomi. Berkarier lebih dari satu dekade di dunia jurnalistik dengan beragam media, mulai dari media umum hingga media yang mengkhususkan pada sektor perempuan, keluarga dan anak.

    Saat ini, sudah lebih dari 1000 naskah ditulis mengenai saham, emiten, dan ekonomi makro lainnya.

    Tercatat pula sebagai Wartawan Utama sejak 2022, melalui Uji Kompetensi Wartawan yang diinisiasi oleh Persatuan Wartawan Indonesia (PWI), dengan nomor 914-PWI/WU/DP/XII/2022/08/06/79