Logo
>

IPCM Bukukan Laba Rp196,44 Miliar pada 2025, Pendapatan Tumbuh 9,65 Persen

IPCM mencatatkan total aset sebesar Rp1,71 triliun atau naik 3,91 persen dibandingkan periode sebelumnya

Ditulis oleh Desty Luthfiani
IPCM Bukukan Laba Rp196,44 Miliar pada 2025, Pendapatan Tumbuh 9,65 Persen
Hall Bursa Efek Indonesia. Foto: Dok KabarBursa.com

KABARBURSA.COM – PT Jasa Armada Indonesia Tbk (IPCM) mencatatkan kinerja keuangan sepanjang tahun buku 2025 dengan pertumbuhan pendapatan dan laba bersih.

Berdasarkan laporan keuangan yang telah diaudit, perseroan membukukan pendapatan sebesar Rp1,47 triliun atau tumbuh 9,65 persen dibandingkan tahun sebelumnya Rp1,34 triliun. Sementara itu, laba bersih tercatat sebesar Rp196,44 miliar, meningkat 17,74 persen dari Rp166,84 miliar pada 2024.

Kontribusi pendapatan terbesar masih berasal dari jasa penundaan sebesar Rp1,32 triliun atau 89,51 persen dari total pendapatan. Adapun jasa pemanduan menyumbang Rp105,07 miliar atau 7,12 persen, sedangkan sisanya berasal dari jasa pengangkutan dan layanan lainnya sebesar Rp49,67 miliar atau 3,37 persen.

Dari sisi posisi keuangan, IPCM mencatatkan total aset sebesar Rp1,71 triliun atau naik 3,91 persen dibandingkan periode sebelumnya. Total ekuitas juga meningkat 5,48 persen menjadi Rp1,36 triliun pada akhir 2025.

Direktur Utama IPCM, Shanti Puruhita, menyampaikan bahwa capaian tersebut mencerminkan pelaksanaan strategi perusahaan dalam menjaga kinerja operasional dan layanan.

“Pertumbuhan kinerja IPCM pada tahun 2025 menunjukkan ketahanan model bisnis perusahaan serta komitmen kami dalam memberikan layanan maritim yang andal dan berdaya saing,” ujar Shanti dalam pernyataan tertulis dikutip Rabu, 18 Maret 2026.

Ia menambahkan bahwa perusahaan akan terus memperkuat sinergi dalam ekosistem Pelindo Group serta mengembangkan peluang usaha ke depan.

“Ke depan, IPCM akan terus memperkuat sinergi dalam ekosistem Pelindo Group serta mengembangkan peluang bisnis baru guna menciptakan nilai tambah yang berkelanjutan,” katanya.

Sebagai perusahaan jasa kepelabuhanan, IPCM menjalankan layanan pemanduan dan penundaan kapal di sejumlah wilayah pelabuhan di Indonesia. Perseroan juga melanjutkan kerja sama dengan sejumlah mitra, di antaranya PT Pelabuhan Bukit Prima dan PT Nusantara Regas, terkait layanan penundaan dan pemanduan kapal.

Ke depan, IPCM menyatakan akan terus melakukan optimalisasi armada serta penguatan layanan di wilayah operasional guna mendukung aktivitas logistik nasional.

IPCM merupakan perusahaan yang bergerak di bidang jasa pemanduan dan penundaan kapal dan telah tercatat di Bursa Efek Indonesia sejak 22 Desember 2017, serta menjadi bagian dari Pelindo Group.

Menilik data perdagangannya, pada penutupan terakhir perdagangan sebelum libur panjang cuti bersama dan IdulFitri 1447 hijriah. Pada 18 Maret 2026 sore, saham IPCM berada di 318 per lembar. Jika dilihat data perdagangan 3 bulan terakhir kinerja sahamnya mengalami bearish tipis dari sebelumnya 370 per lembar. Penurunan sekitar 8,62 persen atau 30 poin. Sementara saham beredar atau free floatnya masih 12,20 persen. Padahal dalam waktu dekat Bursa Efek Indonesia (BEI) bakal memberlakukan regulasi freefloat minimal 15 persen untuk seluruh perusahaan tercatat.(*)

Dapatkan Sinyal Pasar Saat Ini

Ikuti kami di WhatsApp Channel dan dapatkan informasi terbaru langsung di ponsel Anda.

Gabung Sekarang

Jurnalis

Desty Luthfiani

Desty Luthfiani seorang jurnalis muda yang bergabung dengan KabarBursa.com sejak Desember 2024 lalu. Perempuan yang akrab dengan sapaan Desty ini sudah berkecimpung di dunia jurnalistik cukup lama. Dimulai sejak mengenyam pendidikan di salah satu Universitas negeri di Surakarta dengan fokus komunikasi jurnalistik. Perempuan asal Jawa Tengah dulu juga aktif dalam kegiatan organisasi teater kampus, radio kampus dan pers mahasiswa jurusan. Selain itu dia juga sempat mendirikan komunitas peduli budaya dengan konten-konten kebudayaan bernama "Mata Budaya". 

Karir jurnalisnya dimulai saat Desty menjalani magang pendidikan di Times Indonesia biro Yogyakarta pada 2019-2020. Kemudian dilanjutkan magang pendidikan lagi di media lokal Solopos pada 2020. Dilanjutkan bekerja di beberapa media maenstream yang terverifikasi dewan pers.

Ia pernah ditempatkan di desk hukum kriminal, ekonomi dan nasional politik. Sekarang fokus penulisan di KabarBursa.com mengulas informasi seputar ekonomi dan pasar modal.

Motivasi yang diilhami Desty yakni "do anything what i want artinya melakukan segala sesuatu yang disuka. Melakukan segala sesuatu semaksimal mungkin, berpegang teguh pada kebenaran dan menjadi bermanfaat untuk Republik".