Logo
>

NOBU Rombak Direksi, Perbarui Recovery Plan 2026

Pemegang saham NOBU menyetujui perubahan susunan Direksi dan Komisaris serta pengkinian Recovery Plan 2026 dalam RUPSLB.

Ditulis oleh Syahrianto
NOBU Rombak Direksi, Perbarui Recovery Plan 2026
PT Bank Nationalnobu Tbk (NOBU) menyetujui perubahan susunan Direksi dan Dewan Komisaris sekaligus pengkinian Rencana Aksi Pemulihan (Recovery Plan) untuk tahun 2026. (Foto: Dok. Nobu Bank)

Poin Penting :

    KABARBURSA.COM – PT Bank Nationalnobu Tbk (NOBU) menyetujui perubahan susunan Direksi dan Dewan Komisaris sekaligus pengkinian Rencana Aksi Pemulihan (Recovery Plan) untuk tahun 2026. 

    Keputusan tersebut ditetapkan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang digelar Kamis, 15 Januari 2026.

    Rapat yang berlangsung secara hybrid di Hotel Aryaduta Lippo Village, Karawaci, Tangerang, itu dihadiri pemegang saham yang mewakili 6.346.350.141 saham atau setara 84,861 persen dari total saham dengan hak suara. Dengan tingkat kehadiran tersebut, RUPSLB dinyatakan memenuhi kuorum dan berwenang mengambil keputusan.

    Dalam agenda pertama, pemegang saham menyetujui pemberhentian dengan hormat Andrian Meirawan Saputra dari jabatan Direktur. Pada saat yang sama, RUPSLB mengangkat Lee Joo Hwan sebagai Direktur serta Patrick Nai-Chung Chang sebagai Komisaris Independen.

    Perseroan menyampaikan bahwa pengangkatan Lee Joo Hwan sebagai Direktur berlaku efektif sejak RUPSLB ditutup, mengingat yang bersangkutan telah dinyatakan lulus Penilaian Kemampuan dan Kepatutan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melalui surat persetujuan tertanggal 10 November 2025 sebagai Direktur Teknologi Informasi dan Inovasi. 

    Sementara itu, pengangkatan Patrick Nai-Chung Chang sebagai Komisaris Independen akan berlaku efektif setelah memperoleh persetujuan OJK melalui mekanisme fit and proper test.

    Dengan keputusan tersebut, susunan Dewan Komisaris NOBU terdiri dari Dongwook Kim sebagai Komisaris Utama (Non-Independen), serta Komisaris Independen Prof. Adrianus Mooy, Dewi Pandamsari, Tjindrasa Ng, dan Patrick Nai-Chung Chang. 

    Adapun susunan Direksi meliputi Suhaimin Djohan sebagai Direktur Utama, serta Direktur Januar Angkawidjaja, Hendra Kurniawan, Steve Marciano Joe, dan Lee Joo Hwan.

    Pada agenda kedua, pemegang saham menyetujui pengkinian Recovery Plan Bank Nationalnobu untuk tahun 2026. Perseroan menyampaikan bahwa Recovery Plan merupakan dokumen yang disusun sesuai ketentuan regulator perbankan dan berfungsi sebagai rencana aksi pemulihan untuk menjaga ketahanan permodalan dan likuiditas bank dalam berbagai skenario tekanan.

    Seluruh agenda RUPSLB disetujui dengan suara setuju sebesar 100 persen dari saham yang hadir, dengan jumlah abstain tercatat sebanyak 60.000 saham dan tidak terdapat suara tidak setuju. 

    Rapat juga mencatat tidak adanya pertanyaan yang diajukan oleh pemegang saham selama pelaksanaan agenda. (*)

    Dapatkan Sinyal Pasar Saat Ini

    Ikuti kami di WhatsApp Channel dan dapatkan informasi terbaru langsung di ponsel Anda.

    Gabung Sekarang

    Jurnalis

    Syahrianto

    Jurnalis ekonomi yang telah berkarier sejak 2019 dan memperoleh sertifikasi Wartawan Muda dari Dewan Pers pada 2021. Sejak 2024, mulai memfokuskan diri sebagai jurnalis pasar modal.

    Saat ini, bertanggung jawab atas rubrik "Market Hari Ini" di Kabarbursa.com, menyajikan laporan terkini, analisis berbasis data, serta insight tentang pergerakan pasar saham di Indonesia.

    Dengan lebih dari satu tahun secara khusus meliput dan menganalisis isu-isu pasar modal, secara konsisten menghasilkan tulisan premium (premium content) yang menawarkan perspektif kedua (second opinion) strategis bagi investor.

    Sebagai seorang jurnalis yang berkomitmen pada akurasi, transparansi, dan kualitas informasi, saya terus mengedepankan standar tinggi dalam jurnalisme ekonomi dan pasar modal.