KABARBURSA.COM - Investasi dalam bentuk emas telah menjadi pilihan yang diminati banyak orang karena stabilitas nilainya yang cenderung naik seiring waktu.
Namun, semakin banyaknya peminat emas juga membuka peluang bagi emas palsu untuk muncul di pasaran.
Untuk menghindari risiko membeli emas palsu, ada beberapa cara praktis yang bisa digunakan untuk membedakan emas asli dan palsu.
Berikut 5 cara mengecek keaslian produk emas:
1. Ciri Fisik
Emas asli biasanya memiliki tanda khusus kadar emas, seperti fineness (1-999 atau 1-0.999) atau karat (10K, 14K, 18K, 22K, dan 24K). Periksa tanda-tanda ini pada logam mulia atau perhiasan Anda.
2. Goreskan pada Keramik atau Kertas
Cobalah menggoreskan emas pada keramik atau kertas. Emas asli tidak akan meninggalkan goresan hitam, sedangkan emas palsu kemungkinan besar akan menimbulkan goresan hitam.
3. Uji Magnet
Uji emas dengan magnet. Emas palsu cenderung menempel pada magnet, meski hal ini tidak selalu menjamin keasliannya karena ada bahan logam nonmagnetik yang juga digunakan sebagai emas palsu.
4. Gigit Emas
Emas asli umumnya lunak dan mudah dibentuk. Cobalah menggigitnya, jika ada bekas gigitan yang tertinggal, kemungkinan besar itu adalah emas asli. Namun, perlu diingat bahwa bahan logam lain seperti timah juga bisa memberikan kesan yang serupa.
5. Uji Cairan Asam Nitrat
Metode ini dapat memberikan hasil yang paling akurat. Teteskan cairan asam nitrat pada emas. Jika terjadi perubahan warna, maka emas tersebut tidak asli.
Perubahan warna kuning keemasan menunjukkan lapisan emas pada logam lain, sedangkan reaksi lain menandakan keberadaan logam lain di bawah lapisan emas.
Meskipun pengujian dengan cairan asam nitrat memberikan hasil yang lebih akurat, lebih baik diserahkan kepada profesional jika tidak memiliki pengalaman yang cukup.
Semoga, dengan mengikuti langkah-langkah ini, Anda dapat melakukan investasi emas dengan lebih aman dan percaya diri.