KABARBURSA.COM - Pergerakan saham PT RMK Energy Tbk (RMKO) pada perdagangan Senin, 26 Januari 2026, memperlihatkan kombinasi yang menarik antara volume besar, harga menguat, dan tekanan jual yang mulai meningkat. Pola ini lazim muncul ketika saham berada di fase uji lanjutan setelah reli cepat.
RMKO ditutup menguat 4,62 persen ke level 1.810, dengan nilai transaksi yang sangat besar mencapai sekitar Rp372 miliar dan volume sekitar 1,9 juta lot. Aktivitas ini menempatkan RMKO sebagai salah satu saham paling aktif hari ini, sekaligus menegaskan bahwa minat pasar masih sangat tinggi.
Namun, jika dibedah lebih dalam melalui orderbook, gambarnya tidak sepenuhnya satu arah. Di sisi bid, antrean beli memang masih cukup tebal dan berlapis dari area 1.760 hingga 1.805. Area ini berfungsi sebagai bantalan harga jangka pendek, menunjukkan bahwa setiap pelemahan masih mendapat respons beli.
Akan tetapi, di sisi offer, suplai juga terlihat cukup agresif, khususnya di rentang 1.810 hingga 1.850, dengan antrean jual yang mulai menumpuk dan tersebar di banyak level.
Kondisi ini diperkuat oleh trade book, yang menunjukkan bahwa kurva sell volume bergerak sedikit lebih cepat dibanding buy volume menjelang penutupan. Sepanjang sesi, buy dan sell berjalan relatif beriringan, namun pada fase akhir perdagangan terlihat akselerasi jual yang lebih tajam.
Ini menandakan bahwa sebagian pelaku pasar mulai merealisasikan keuntungan, bukan meninggalkan saham secara massal.
Artinya, tekanan jual yang muncul saat ini lebih tepat dibaca sebagai profit taking sehat, bukan distribusi besar-besaran. Harga tetap mampu bertahan di zona hijau dan menutup di atas area pembukaan, menunjukkan bahwa tekanan jual tersebut masih dapat diserap oleh permintaan.
Perhatikan Area Krusial ini
Untuk perdagangan Selasa, 27 Januari 2026, arah RMKO akan sangat ditentukan oleh respons pasar di area 1.780–1.800. Selama area ini mampu dipertahankan sebagai support intraday, peluang untuk uji lanjutan ke atas masih terbuka.
Namun, dengan suplai yang mulai aktif di area 1.830–1.850, pergerakan cenderung tidak lagi vertikal seperti fase reli awal, melainkan berpotensi masuk ke pola naik–jeda.
Dengan volume yang masih tinggi, volatilitas kemungkinan tetap besar. Jika buy volume kembali mengambil alih dominasi sejak awal sesi dan tekanan jual tidak meningkat tajam, RMKO berpeluang melanjutkan penguatan secara bertahap dengan target uji ulang area atas.
Sebaliknya, jika tekanan jual berlanjut tanpa diimbangi penyerapan di bid, harga berpotensi bergerak lebih sideways untuk menyeimbangkan ulang struktur transaksi.
Secara keseluruhan, data hari ini menunjukkan bahwa minat terhadap RMKO belum pudar, tetapi pasar mulai memasuki fase yang lebih selektif. Arah besok bukan lagi soal “apakah ada minat”, melainkan seberapa kuat daya serap pasar terhadap suplai yang kini mulai muncul di area atas.(*)
Berita atau informasi yang Anda baca membahas emiten atau saham tertentu berdasarkan data yang tersedia dari keterbukaan informasi PT Bursa Efek Indonesia dan sumber lain yang dapat dipercaya. Konten ini tidak dimaksudkan sebagai ajakan untuk membeli atau menjual saham tertentu. Selalu lakukan riset mandiri dan konsultasikan keputusan investasi Anda dengan penasihat keuangan profesional. Pastikan Anda memahami risiko dari setiap keputusan investasi yang diambil.