Selanjutnya, PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) juga mengalami koreksi sebesar 3,64 persen menjadi Rp 4.750 per saham. Koreksi ini menambah dalamnya penurunan harga saham BBRI sejak awal tahun, mencapai 16,86 persen year to date.
Terakhir, PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) mencatat koreksi yang relatif kecil, sebesar 2,55 persen menjadi Rp 9.550 per saham. Meski mengalami koreksi, saham BBCA masih menunjukkan pertumbuhan sekitar 1,60 persen year to date. BCA menutup kuartal I-2024 dengan pertumbuhan laba sebesar 11,7 persen menjadi Rp 12,8 triliun.
Disclaimer:
Berita atau informasi yang Anda baca membahas emiten atau saham tertentu berdasarkan data yang tersedia dari keterbukaan informasi PT Bursa Efek Indonesia dan sumber lain yang dapat dipercaya. Konten ini tidak dimaksudkan sebagai ajakan untuk membeli atau menjual saham tertentu. Selalu lakukan riset mandiri dan konsultasikan keputusan investasi Anda dengan penasihat keuangan profesional. Pastikan Anda memahami risiko dari setiap keputusan investasi yang diambil.
Berita atau informasi yang Anda baca membahas emiten atau saham tertentu berdasarkan data yang tersedia dari keterbukaan informasi PT Bursa Efek Indonesia dan sumber lain yang dapat dipercaya. Konten ini tidak dimaksudkan sebagai ajakan untuk membeli atau menjual saham tertentu. Selalu lakukan riset mandiri dan konsultasikan keputusan investasi Anda dengan penasihat keuangan profesional. Pastikan Anda memahami risiko dari setiap keputusan investasi yang diambil.