KABARBURSA.COM – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bergerak melemah sepanjang perdagangan sesi pertama Senin, 16 Maret 2026. Hingga menjelang penutupan sesi I, indeks berada di level 7.039 atau turun sekitar 97,81 poin, setara 1,37 persen dibandingkan penutupan sebelumnya di 7.137.
Pergerakan indeks sejak awal perdagangan menunjukkan arah penurunan bertahap. IHSG dibuka di level 7.115 sebelum bergerak melemah hingga sempat menyentuh level terendah intraday di 6.917,32. Setelah mencapai titik tersebut, indeks bergerak kembali ke area 7.030 hingga menjelang akhir sesi pertama.
Aktivitas transaksi pada sesi ini tercatat cukup besar. Nilai transaksi pasar mencapai sekitar Rp8,24 triliun dengan volume perdagangan sekitar 188,54 juta lot dan frekuensi transaksi sekitar 1,04 juta kali. Di pasar reguler, nilai transaksi tercatat sekitar Rp7,52 triliun dengan volume sekitar 172,32 juta lot.
Teknikal Harian IHSG
Dari sisi teknikal harian, posisi IHSG yang berada di kisaran 7.039 masih berada di bawah level pivot harian yang berada di sekitar 7.206. Dalam struktur pivot tersebut, area resistance terdekat berada di kisaran 7.280 diikuti oleh level 7.424. Sementara pada sisi bawah, area support berada di sekitar 7.062 dengan level berikutnya berada di kisaran 6.988 hingga 6.844.
Sejumlah indikator momentum menunjukkan kondisi pergerakan yang telah memasuki area jenuh jual. Relative Strength Index (RSI) tercatat di sekitar 23,44 sementara indikator Williams %R berada di kisaran minus 91. Posisi ini menunjukkan indeks berada di area oversold setelah rangkaian pelemahan yang terjadi dalam beberapa sesi terakhir.
Indikator stochastic berada di kisaran 27,89 sementara stochastic RSI berada di level nol. Kedua indikator ini menunjukkan pergerakan indeks yang berada pada area bawah dalam rentang momentum harian.
Pada sisi tren, indikator Moving Average Convergence Divergence (MACD) tercatat berada pada area negatif sekitar minus 344. Kondisi ini menunjukkan momentum tren yang masih berada dalam fase penurunan.
Struktur rata-rata pergerakan atau moving average juga masih berada di atas posisi indeks saat ini. Rata-rata pergerakan lima hari berada di sekitar 7.273, rata-rata sepuluh hari di sekitar 7.451, sementara rata-rata dua puluh hari berada di kisaran 7.853. Posisi ini memperlihatkan jarak yang cukup lebar antara harga saat ini dengan rata-rata harga historis dalam beberapa periode terakhir.
Indikator Average Directional Index (ADX) yang berada di sekitar 52,78 menunjukkan tren pergerakan yang sedang berlangsung memiliki kekuatan yang cukup tinggi. Sementara indikator Average True Range (ATR) berada di kisaran 215 yang mencerminkan volatilitas perdagangan yang relatif besar.
Arah Pergerakan di Sesi II
Jika melihat struktur teknikal intraday, posisi IHSG yang masih berada di bawah level pivot harian membuat pergerakan sesi kedua akan sangat bergantung pada kemampuan indeks bertahan di atas area support sekitar 7.062 hingga 6.988.
Pergerakan kembali menuju area pivot di sekitar 7.200 akan menjadi salah satu area yang diperhatikan pasar pada perdagangan sesi berikutnya menjelang penutupan hari ini.(*)