Logo
>

Siap Bersaing, Harga Mobil LCGC Tembus Rp200 Jutaan

Ditulis oleh Yunila Wati
Siap Bersaing, Harga Mobil LCGC Tembus Rp200 Jutaan

Poin Penting :

    KABARBURSA.COM - Harga mobil murah ramah lingkungan atau low cost green car (LCGC) di Indonesia kini tidak lagi murah. Saat pertama kali diluncurkan pada 2013, harga mobil LCGC masih di bawah Rp 100 jutaan, dengan Daihatsu Agya (2013) bahkan dijual seharga Rp76 juta. Namun, akibat inflasi dan berbagai faktor lainnya, harga mobil di segmen ini telah mendekati Rp200 jutaan. Mobil LCGC termahal saat ini adalah Brio Satya E CVT dengan harga Rp198.300.000. Honda mengungkapkan bahwa harga mobil ini berpotensi menembus angka Rp200 juta.

    PR & Digital Strategy Senior Manager PT Honda Prospect Motor Yulian Karfili, mengatakan bahwa program LCGC memiliki batasan harga yang harus diikuti. Dia menjelaskan bahwa meskipun Brio lebih mahal dibandingkan pesaingnya, ada nilai tambah dalam hal teknologi, resale value, dan faktor lainnya yang memberi nilai lebih bagi konsumen.

    Jika melihat harga Brio Satya E CVT pada September 2023 yang sebesar Rp191.900.000, maka dalam kurang dari setahun, harga mobil ini telah naik sebesar Rp7,5 juta. Berikut adalah daftar harga mobil LCGC per Juli 2024:

    Honda

    • Brio Satya S MT: Rp167.900.000
    • Brio Satya E MT: Rp182.800.000
    • Brio Satya E CVT: Rp198.300.000

    Daihatsu

    • Ayla 1.0 M: Rp136.000.000
    • Ayla 1.0 X MT: Rp148.900.000
    • Ayla 1.0 X MT ADS: Rp154.800.000
    • Ayla 1.0 X CVT: Rp168.900.000
    • Ayla 1.0 X CVT ADS: Rp174.800.000
    • Ayla 1.2 R MT: Rp166.000.000
    • Ayla 1.2 R MT ADS: Rp171.900.000
    • Ayla 1.2 R CVT: Rp186.000.000
    • Ayla 1.2 R CVT ADS: Rp191.900.000
    • Sigra 1.0 D MT: Rp139.000.000
    • Sigra 1.0 M MT: Rp149.600.000
    • Sigra 1.2 X MT: Rp157.300.000
    • Sigra 1.2 X AT: Rp170.600.000
    • Sigra 1.2 X MT DLX: Rp162.900.000
    • Sigra 1.2 X AT DLX: Rp176.100.000
    • Sigra 1.2 R MT: Rp164.000.000
    • Sigra 1.2 R AT: Rp178.800.000
    • Sigra 1.2 R MT DLX: Rp167.800.000
    • Sigra 1.2 R AT DLX: Rp182.600.000

    Toyota

    • Agya 1.2 E M/T: Rp170.900.000
    • Agya 1.2 G M/T: Rp178.400.000
    • Agya 1.2 G CVT: Rp194.400.000
    • Calya 1.2 E M/T STD: Rp167.300.000
    • Calya 1.2 E M/T: Rp170.200.000
    • Calya 1.2 G M/T: Rp175.800.000
    • Calya 1.2 G A/T: Rp190.000.000

    Mobil LCGC Bekas

    Mobil Low Cost Green Car (LCGC) menjadi pilihan favorit bagi banyak masyarakat Indonesia yang mencari kendaraan ekonomis, ramah lingkungan, dan efisien. Mobil tipe LCGC juga kerap jadi rekomendasi mobil pertama karena harganya yang relatif murah.

    Tapi, bagi pemilik modal terbatas bisa mencari mobil LCGC bekas dengan harga di bawah Rp100 jutaan. Meski murah, fitur dan performa mobil LCGC cocok untuk dipakai sehari-hari. Keunggulan lain dari mobil LCGC adalah mudah dioperasikan dan punya dimensinya yang kecil sehingga lebih lincah di jalanan perkotaan yang padat.

    Berikut beberapa merek mobil LCGC yang bisa jadi pertimbangan para pemburu mobil murah dengan harga di bawah Rp100 jutaan.

    Toyota Agya

    Pilihan pertama dari mobil LCGC bekas dengan harga di bawah Rp100 jutaan adalah Toyota Agya. Desainnya yang kompak membuat mobil ramah lingkungan ini mudah bermanuver di jalanan kota yang padat. Agya juga dikenal sebagai mobil yang irit bahan bakar sehingga cocok untuk digunakan sehari-hari.

    Namun, kekurangan mobil ini adalah kapasitas mesinnya yang kecil sehingga membuat Agya kurang bertenaga jika dibandingkan dengan mobil lain di kelasnya. Selain itu, fitur keselamatan standar juga masih tertinggal jika dibandingkan dengan merek lain di kelasnya.

    Toyota Agya memiliki mesin 1.0L, 3-silinder yang mampu menghasilkan tenaga maksimum 67 dk pada putaran 6.000 rpm dan torsi puncak 90 Nm pada 4.400 rpm. Mobil ini memiliki dua pilihan transmisi, yakni manual 5-percepatan dan otomatis 4-percepatan. Di pasar mobil bekas, mobil ini dibanderol dengan harga Rp98 juta hingga Rp100 jutaan, tergantung pada kondisi.

    Daihatsu Ayla

    Kelebihan dari Daihatsu Ayla adalah desainnya yang stylish dan modern. Tidak heran jika mobil ini kerap jadi pilihan konsumen muda. Tak hanya itu, interior yang cukup lega untuk ukuran LCGC membuat mobil ini nyaman dikendarai.

    Di pasaran mobil bekas, Daihatsu Ayla termasuk yang termurah, dibanderol dengan harga Rp95 jutaan. Namun, suspense Ayla kerap dikeluhkan karena terasa keras. Begitu pula dengan material di bagian interior yang sedikit tertinggal apabila dibandingkan dengan kompetitornya.

    Daihatsu Ayla punya dua varian mesin, yakni berkapasitas 1.0L dengan 3-silinder atau 1.2L, 4-silinder. Kapasitas mesin terkecil menghasilkan tenaga 65 dk pada 6.000 rpm dan torsi 88 Nm pada 3.600 rpm. Sedangkan untuk kapasitas yang lebih besar, tenaga yang mampu dihasilkan adalah 88 dk dan torsi 108 pada 4.200 rpm.(*)

    Disclaimer:
    Berita atau informasi yang Anda baca membahas emiten atau saham tertentu berdasarkan data yang tersedia dari keterbukaan informasi PT Bursa Efek Indonesia dan sumber lain yang dapat dipercaya. Konten ini tidak dimaksudkan sebagai ajakan untuk membeli atau menjual saham tertentu. Selalu lakukan riset mandiri dan konsultasikan keputusan investasi Anda dengan penasihat keuangan profesional. Pastikan Anda memahami risiko dari setiap keputusan investasi yang diambil.

    Dapatkan Sinyal Pasar Saat Ini

    Ikuti kami di WhatsApp Channel dan dapatkan informasi terbaru langsung di ponsel Anda.

    Gabung Sekarang

    Jurnalis

    Yunila Wati

    Telah berkarier sebagai jurnalis sejak 2002 dan telah aktif menulis tentang politik, olahraga, hiburan, serta makro ekonomi. Berkarier lebih dari satu dekade di dunia jurnalistik dengan beragam media, mulai dari media umum hingga media yang mengkhususkan pada sektor perempuan, keluarga dan anak.

    Saat ini, sudah lebih dari 1000 naskah ditulis mengenai saham, emiten, dan ekonomi makro lainnya.

    Tercatat pula sebagai Wartawan Utama sejak 2022, melalui Uji Kompetensi Wartawan yang diinisiasi oleh Persatuan Wartawan Indonesia (PWI), dengan nomor 914-PWI/WU/DP/XII/2022/08/06/79