Logo
>

Dukung Kebijakan Nasional, BI Perkuat Ekosistem Keuangan Syariah

Executive Director, Islamic Economics and Finance Department Bank Indonesia (BI) Dadang Muljawan menilai penguatan keuangan syariah sangat penting agar sektor ini mampu mendukung kebijakan nasional

Ditulis oleh Hutama Prayoga
Dukung Kebijakan Nasional, BI Perkuat Ekosistem Keuangan Syariah
Sesi acara di Indonesia Economic Summit (IES) 2026 yang dihadiri OJK, BI, dan BEI (foto: Kabarbursa/Hutama Prayoga)

Poin Penting :

    KABARBURSA.COM - Bank Indonesia (BI) menegaskan bahwa keuangan syariah merupakan bagian tak terpisahkan dari sistem keuangan nasional yang harus dikelola secara efisien, aktif, serta tangguh.

    Executive Director, Islamic Economics and Finance Department Bank Indonesia (BI) Dadang Muljawan menilai penguatan keuangan syariah sangat penting agar sektor ini mampu mendukung kebijakan nasional dan pembangunan secara berkelanjutan. Namun demikian, ia menyatakan pengembangan keuangan syariah tidak dapat dilakukan sendiri.

    "Diperlukan kerja sama erat dengan berbagai pihak, termasuk Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Kementerian Keuangan untuk menyusun program yang saling mendukung," kata dia dalam acara Indonesia Economic Summit (IES) 2026 di Jakarta, Rabu, 4 Februari 2026.

    Salah satu bentuk kolaborasi tersebut terlihat dari pemanfaatan sovereign sukuk. Dadang menyebut BI juga menggunakan sovereign sukuk sebagai dasar penerbitan sukuk bank sentral untuk kebutuhan operasi moneter dan pendalaman pasar yang shariah.

    Dadang menilai pasar yang syariah memiliki peran penting dalam menjaga stabilitas likuiditas perbankan syariah, terutama saat menghadapi tekanan atau gejolak pasar.

    "Oleh karena itu, penguatan pasar uang syariah menjadi bagian dari blueprint pengembangan pasar uang nasional," katanya.

    Dari sisi kebijakan, lanjut Dadang, BI menerapkan kebijakanmakroprudensial berbasis sektor yang memberikan insentif bagi perbankan untuk menyalurkan pembiayaan ke sektor-sektor potensial.

    Selain itu, kebijakan makroprudensial yang inklusif diarahkan untuk mendorong pembiayaan kepada usaha mikro kecil menengah.

    "Tidak hanya itu, BI turut berperan sebagai inisiator pengembangan ekonomi syariah. Salah satunya melalui dukungan terhadap pengembangan keuangan sosial syariah, yang dinilai penting untuk menjangkau masyarakat berpendapatan rendah yang sulit dijangkau oleh sektor keuangan komersial," pungkasnya. (*) 
     

    ⁠⁠⁠⁠⁠⁠⁠
     

    Dapatkan Sinyal Pasar Saat Ini

    Ikuti kami di WhatsApp Channel dan dapatkan informasi terbaru langsung di ponsel Anda.

    Gabung Sekarang

    Jurnalis

    Hutama Prayoga

    Hutama Prayoga telah meniti karier di dunia jurnalistik sejak 2019. Pada 2024, pria yang akrab disapa Yoga ini mulai fokus di desk ekonomi dan kini bertanggung jawab dalam peliputan berita seputar pasar modal.

    Sebagai jurnalis, Yoga berkomitmen untuk menyajikan berita akurat, berimbang, dan berbasis data yang dihimpun dengan cermat. Prinsip jurnalistik yang dipegang memastikan bahwa setiap informasi yang disajikan tidak hanya faktual tetapi juga relevan bagi pembaca.