Logo
>

MPMX Gaspol Komitmen ESG di Tengah Rencana Buyback

Program lingkungan dikaitkan dengan ekonomi pesisir, sementara rencana buyback Rp50 miliar muncul di tengah tekanan orderbook saham.

Ditulis oleh Yunila Wati
MPMX Gaspol Komitmen ESG di Tengah Rencana Buyback
GM Corporate Communication & Sustainability Natalia Lusnita, menegaskan fokus memperkuat ESG. Tidak hanya itu, Mitra Pinasthika Mustika juga merencanakan buyback saham dengan dana mencapai Rp50 miliar. (Foto: dok MPMX)

KABARBURSA.COM - PT Mitra Pinasthika Mustika Tbk (MPMX) memperluas fokus bisnis berkelanjutan melalui program transplantasi terumbu karang di Pulau Messah, Labuan Bajo, sebagai bagian dari inisiatif MPM Green Action 2026. 

Program ini tidak hanya diarahkan pada pelestarian lingkungan, tetapi juga dikaitkan dengan aktivitas ekonomi masyarakat pesisir yang bergantung pada sektor perikanan dan pariwisata bahari. Di wilayah Nusa Tenggara Timur, ekosistem laut menjadi salah satu penopang utama perputaran ekonomi lokal.

Keterkaitan antara pelestarian terumbu karang dan aktivitas ekonomi terlihat pada fungsi ekosistem tersebut dalam menjaga produktivitas perikanan serta mendukung daya tarik wisata bahari. Program ini menargetkan penanaman 500 bibit karang menggunakan 20 unit spider frame sebagai media transplantasi. 

Selain itu, kegiatan pelatihan dan edukasi kepada masyarakat diarahkan untuk mendukung pengembangan wisata berbasis aktivitas penanaman baby coral yang menjadi bagian dari potensi ekonomi lokal.

Langkah ini melanjutkan program sebelumnya berupa penanaman 100.000 mangrove di wilayah yang sama sepanjang 2022–2025. Program tersebut diintegrasikan dengan kegiatan ekonomi seperti budi daya kepiting bakau dan pengembangan UMKM berbasis potensi lokal. 

Pola integrasi antara pelestarian lingkungan dan aktivitas ekonomi menjadi bagian dari pendekatan yang digunakan dalam program keberlanjutan MPMX.

“Kami menyadari bahwa keberlanjutan lingkungan memiliki keterkaitan erat dengan keberlanjutan sosial dan ekonomi masyarakat. Melalui program transplantasi terumbu karang ini, MPMX tidak hanya berupaya menjaga ekosistem laut, tetapi juga membuka peluang pengembangan ekonomi masyarakat secara berkelanjutan,” kata GM Corporate Communication & Sustainability Natalia Lusnita, dalam keterangan resminya. 

“Program ini dirancang sebagai inisiatif jangka panjang agar dapat memberikan dampak yang lebih terukur dan berkelanjutan,” lanjut dia.

Siapkan Buyback Rp50 Miliar

Di sisi korporasi, MPMX juga menyiapkan aksi pembelian kembali saham (buyback) dengan alokasi maksimal Rp50 miliar atau hingga 50 juta lembar saham. Program ini akan diajukan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) pada 26 Mei 2026.

Buyback tersebut direncanakan berlangsung paling lama 12 bulan setelah mendapatkan persetujuan. Adapun sumber dana berasal dari internal perusahaan tanpa menggunakan dana hasil penawaran umum atau pinjaman.

Saham hasil buyback direncanakan dialihkan dalam jangka waktu maksimal tiga tahun setelah periode pembelian kembali berakhir. Program ini ditujukan sebagai bagian dari insentif jangka panjang bagi Direksi, entitas anak, dan entitas asosiasi. 

Mekanisme penerima manfaat akan ditentukan melalui kajian Komite Nominasi dan Remunerasi.

Saham Bergerak Tipis

Pada perdagangan terakhir, saham MPMX bergerak di level 1.005 atau naik 5 poin setara 0,50 persen dari penutupan sebelumnya di 1.000. Harga sempat menyentuh level tertinggi 1.005 dan terendah 995, dengan rata-rata transaksi di 1.003. 

Volume perdagangan tercatat 7,32 ribu lot dengan nilai transaksi Rp733,7 juta dan frekuensi 1.235 kali.

Struktur orderbook menunjukkan total antrean jual sebesar 62.539 lot dengan frekuensi 583 kali, lebih tinggi dibanding antrean beli sebesar 45.908 lot dengan frekuensi 1.235 kali. Pada level terdekat, antrean beli di harga 1.005 tercatat 52 lot, berhadapan dengan antrean jual di 1.010 sebanyak 1.270 lot. 

Lapisan berikutnya menunjukkan bid 1.000 sebesar 2.909 lot dan offer 1.015 sebanyak 3.042 lot.

Distribusi volume memperlihatkan ketebalan antrean jual yang relatif merata di beberapa level harga atas, termasuk 1.020 sebesar 7.823 lot dan 1.050 sebanyak 6.115 lot. Sementara itu, sisi permintaan terlihat bertumpu pada level 995 dengan 6.690 lot dan 960 sebanyak 8.141 lot. 

Komposisi ini menunjukkan keseimbangan antara sisi beli dan jual dengan kecenderungan tekanan di sisi penawaran pada beberapa level harga.

Pergerakan saham yang relatif terbatas tersebut berlangsung di tengah rencana aksi buyback dan penguatan program berbasis ESG. Data perdagangan dan struktur antrean mencerminkan dinamika permintaan dan penawaran saham MPMX dalam periode yang sama dengan pengumuman aksi korporasi dan inisiatif keberlanjutan perusahaan.(*)

Disclaimer:
Berita atau informasi yang Anda baca membahas emiten atau saham tertentu berdasarkan data yang tersedia dari keterbukaan informasi PT Bursa Efek Indonesia dan sumber lain yang dapat dipercaya. Konten ini tidak dimaksudkan sebagai ajakan untuk membeli atau menjual saham tertentu. Selalu lakukan riset mandiri dan konsultasikan keputusan investasi Anda dengan penasihat keuangan profesional. Pastikan Anda memahami risiko dari setiap keputusan investasi yang diambil.

Dapatkan Sinyal Pasar Saat Ini

Ikuti kami di WhatsApp Channel dan dapatkan informasi terbaru langsung di ponsel Anda.

Gabung Sekarang

Jurnalis

Yunila Wati

Telah berkarier sebagai jurnalis sejak 2002 dan telah aktif menulis tentang politik, olahraga, hiburan, serta makro ekonomi. Berkarier lebih dari satu dekade di dunia jurnalistik dengan beragam media, mulai dari media umum hingga media yang mengkhususkan pada sektor perempuan, keluarga dan anak.

Saat ini, sudah lebih dari 1000 naskah ditulis mengenai saham, emiten, dan ekonomi makro lainnya.

Tercatat pula sebagai Wartawan Utama sejak 2022, melalui Uji Kompetensi Wartawan yang diinisiasi oleh Persatuan Wartawan Indonesia (PWI), dengan nomor 914-PWI/WU/DP/XII/2022/08/06/79