Logo
>

TOBA Bagi Dividen, Bersiap Buyback dan Right Issue: Sahamnya?

Emiten energi ini menetapkan jadwal dividen USD8,89 juta, di tengah aksi buyback dan rights issue serta tekanan antrean jual di orderbook.

Ditulis oleh Yunila Wati
TOBA Bagi Dividen, Bersiap Buyback dan Right Issue: Sahamnya?
Tidak hanya pembagian dividen, RUPST TOBA juga menetapkan rencana buyback serta right issue. (Foto: dok TBS Energi Utama)

Poin Penting :

KABARBURSA.COM - PT TBS Energi Utama Tbk (TOBA) menetapkan pembagian dividen tunai final sebesar USD8,89 juta atau setara USD0,00107766 per saham untuk Tahun Buku 2025. Keputusan tersebut diperoleh setelah Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) pada 16 April 2026 menyetujui penggunaan saldo laba ditahan sebagai sumber dividen. 

Pembayaran akan dilakukan dalam rupiah dengan mengacu pada kurs tengah Bank Indonesia pada tanggal pencatatan (recording date).

Jadwal pembagian dividen menunjukkan cum dividen di pasar reguler dan negosiasi jatuh pada 24 April 2026, dengan ex dividen pada 25 April 2026. Sementara itu, cum dividen di pasar tunai ditetapkan pada 28 April 2026 dan ex dividen pada 29 April 2026. 

Investor yang berhak menerima dividen adalah pemegang saham yang tercatat dalam Daftar Pemegang Saham pada 28 April 2026 pukul 16.00 WIB, dengan pembayaran dijadwalkan pada 20 Mei 2026.

Nilai dividen ini berada di bawah distribusi tahun sebelumnya yang mencapai Rp165,33 miliar atau Rp20,24 per saham untuk Tahun Buku 2024. Pada 2023, TOBA tidak melakukan pembagian dividen, setelah sebelumnya pada 2022 menyalurkan Rp103,46 miliar kepada pemegang saham. 

Perbandingan ini menunjukkan pola distribusi yang tidak konsisten dalam tiga tahun terakhir berdasarkan data pembagian dividen yang diumumkan.

Selain agenda dividen, RUPS juga menyetujui dua aksi korporasi lain berupa program pembelian kembali saham (buyback) dan rencana Penambahan Modal dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PM-HMETD). 

Persetujuan tersebut diberikan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa yang digelar pada hari yang sama. Kedua aksi ini menjadi bagian dari agenda korporasi yang berjalan bersamaan dengan pembagian dividen.

Antrean Jual Cukup Tebal

Di pasar, saham TOBA pada sesi perdagangan Selasa siang, 21 April 2026, tercatat berada di level 660 atau naik 10 poin setara 1,54 persen. Pergerakan harga berada dalam rentang 645 hingga 660, dengan harga pembukaan di 650 dan rata-rata transaksi di 651. 

Total nilai transaksi tercatat sebesar Rp3,3 miliar dengan volume 50,77 ribu lot dan frekuensi 762 kali transaksi.

Struktur permintaan dan penawaran dalam orderbook menunjukkan total antrean jual mencapai 143.379 lot dengan frekuensi 825 kali, lebih tinggi dibanding antrean beli sebesar 71.536 lot dengan frekuensi 762 kali. 

Lapisan penawaran terlihat menumpuk di harga 675 sebanyak 29.800 lot dan 670 sebesar 10.973 lot. Sementara itu, sisi permintaan terbesar berada di harga 645 sebanyak 10.042 lot dan 650 sebesar 7.654 lot.

Pada level harga terdekat, antrean beli di 655 tercatat 1.994 lot dengan frekuensi 14 kali, berhadapan dengan antrean jual di 660 sebanyak 475 lot dengan frekuensi 2 kali. Di bawahnya, bid 650 diisi 7.654 lot dengan frekuensi 61 kali, sementara offer 665 mencapai 2.570 lot dengan frekuensi 42 kali.

Distribusi volume ini memperlihatkan ketebalan antrean jual yang lebih dominan dibanding sisi beli pada beberapa level harga atas.(*)

Disclaimer:
Berita atau informasi yang Anda baca membahas emiten atau saham tertentu berdasarkan data yang tersedia dari keterbukaan informasi PT Bursa Efek Indonesia dan sumber lain yang dapat dipercaya. Konten ini tidak dimaksudkan sebagai ajakan untuk membeli atau menjual saham tertentu. Selalu lakukan riset mandiri dan konsultasikan keputusan investasi Anda dengan penasihat keuangan profesional. Pastikan Anda memahami risiko dari setiap keputusan investasi yang diambil.

Dapatkan Sinyal Pasar Saat Ini

Ikuti kami di WhatsApp Channel dan dapatkan informasi terbaru langsung di ponsel Anda.

Gabung Sekarang

Jurnalis

Yunila Wati

Telah berkarier sebagai jurnalis sejak 2002 dan telah aktif menulis tentang politik, olahraga, hiburan, serta makro ekonomi. Berkarier lebih dari satu dekade di dunia jurnalistik dengan beragam media, mulai dari media umum hingga media yang mengkhususkan pada sektor perempuan, keluarga dan anak.

Saat ini, sudah lebih dari 1000 naskah ditulis mengenai saham, emiten, dan ekonomi makro lainnya.

Tercatat pula sebagai Wartawan Utama sejak 2022, melalui Uji Kompetensi Wartawan yang diinisiasi oleh Persatuan Wartawan Indonesia (PWI), dengan nomor 914-PWI/WU/DP/XII/2022/08/06/79