Logo
>

Harga Emas Tembus Puncak Lima Pekan, Dolar Melemah dan Pasar Gelisah pada The Fed

Kurs dolar AS tergelincir 0,4 persen. Pelemahan ini membuat emas lebih murah bagi pembeli luar negeri

Ditulis oleh Pramirvan Datu
Harga Emas Tembus Puncak Lima Pekan, Dolar Melemah dan Pasar Gelisah pada The Fed
Ilustrasi Perdagangan Emas Dunia. Foto: dok KabarBursa.com

Poin Penting :

    KABARBURSA.COM - Harga emas dunia kembali meroket, mencetak rekor tertinggi dalam lima pekan terakhir. Lonjakan ini terjadi di tengah pelemahan dolar Amerika Serikat dan meningkatnya kekhawatiran investor soal independensi Federal Reserve.

    Melansir laporan Reuters, emas spot naik 0,4 persen ke level US$3.410,82 per troi ons pada pukul 14:12 GMT—tertinggi sejak 23 Juli 2025. Sementara itu, kontrak berjangka emas AS pengiriman Desember turut menguat 0,6 persen ke angka USD3.468,30.

    Kurs dolar AS tergelincir 0,4 persen. Pelemahan ini membuat emas lebih murah bagi pembeli luar negeri—sebuah katalis alami bagi permintaan.

    Harga logam mulia ini perlahan tapi pasti terus mendaki selama sepekan terakhir. Pasar mulai resah terhadap independensi Federal Reserve setelah tekanan politik dari mantan Presiden Donald Trump memicu kekhawatiran bahwa FOMC dapat dipaksa memangkas suku bunga lebih awal dan mempertahankannya tetap rendah dalam jangka panjang—sebuah skenario yang menguntungkan bagi emas, kata Tai Wong, analis logam independen.

    Saat ini, para pelaku pasar memprediksi kemungkinan penurunan suku bunga sebesar 25 basis poin dalam pertemuan The Fed pada September mencapai 87 persen, berdasarkan alat pemantau CME FedWatch.

    Pasar juga tengah menanti data Personal Consumption Expenditures (PCE) yang akan dirilis pada Jumat ini—indikator inflasi utama yang dijadikan rujukan oleh bank sentral AS.

    Tak hanya emas, harga perak pun ikut melonjak. Komoditas ini naik 1 persen ke angka USD38,97 per troi ons, level tertinggi sejak 25 Juli. Menurut Wong, bila tren emas terus mendobrak rekor, bukan tidak mungkin perak menembus angka psikologis USD40.

    Di sisi lain, platinum terkoreksi tipis 0,1 persen ke USD1.346,51, sedangkan palladium justru naik 1,1 persen menjadi USD1.103,70.

    Adapun data ketenagakerjaan terbaru dari AS menunjukkan penurunan klaim tunjangan pengangguran mingguan. Namun, laju perekrutan tenaga kerja yang masih lesu membuka potensi kenaikan tingkat pengangguran menjadi 4,3 persen pada Agustus—sebuah sinyal bahwa tekanan ekonomi belum mereda sepenuhnya.(*)

    Dapatkan Sinyal Pasar Saat Ini

    Ikuti kami di WhatsApp Channel dan dapatkan informasi terbaru langsung di ponsel Anda.

    Gabung Sekarang

    Jurnalis

    Pramirvan Datu

    Pram panggilan akrabnya, jurnalis sudah terverifikasi dewan pers. Mengawali karirnya sejak tahun 2012 silam. Berkecimpung pewarta keuangan, perbankan, ekonomi makro dan mikro serta pasar modal.