Logo
>

IHSG Dibuka Cerah, Menguat 0,14 Persen ke Level 6.874

Volume perdagangan pada pembukaan hari ini senilai 128,190 juta lembar saham

Ditulis oleh Hutama Prayoga
IHSG Dibuka Cerah, Menguat 0,14 Persen ke Level 6.874
Hall Bursa Efek Indonesia. Foto: KabarBursa.com/Abbas

Poin Penting :

    KABARBURSA.COM - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka menguat 0,14 persen atau meningkat 9 poin ke level 6.874 pada perdagangan Senin, 7 Juli 2025.

    Mengutip perdagangan RTI Business, sebanyak 179 saham dibuka menghijau, 95 saham koreksi, dan 277 saham mengalami stagnan. 

    Volume perdagangan pada pembukaan hari ini senilai 128,190 juta lembar saham dengan nilai transaksi sebesar Rp75,214 miliar.

    Sementara itu merujuk data Stockbit, saham PT Hotel Sahid Jaya International Tbk (SHID) berada di posisi teratas top gainer usai melonjak paling tinggi di antara para penguat dengan kenaikan 18,60 persen atau 160 poin ke level Rp1.020.

    Mengikuti di antara deretan penguat adalah saham PT Garda Tujuh Buana Tbk (GTBO) yang naik 12,26 persen menjadi Rp238, serta PT Fast Food Indonesia Tbk (FAST) yang menguat 12,14 persen ke Rp388.

    Saham PT Wahana Interfood Nusantara Tbk (COCO) turut mencatat kenaikan 10,09 persen ke level Rp240, sedangkan PT Megapower Makmur Tbk (MPOW) menguat 7,50 persen ke posisi Rp129.

    Di sisi lain, tekanan jual dialami sejumlah saham sehingga masuk ke dalam daftar top loser. Saham PT Sumber Sinergi Makmur Tbk (IOTF) mencatat penurunan terdalam sebesar 14,61 persen ke level Rp76. Disusul oleh ITSEC Asia Tbk (CYBR) yang turun 11,29 persen menjadi Rp825.

    Tak kalah mencolok, saham PT Yupi Indo Jelly Gum Tbk (YUPI) yang dikenal sebagai produsen permen jelly, terkoreksi 10,73 persen ke posisi Rp2.080. 

    Kemudian PT Isra Presisi Indonesia Tbk (ISAP) turun 9,09 persen ke Rp10, dan PT Boston Furniture Industries Tbk (SOFA) melemah 8,62 persen ke Rp53.

    Dari sisi sektoral, sektor infrastruktur mencatatkan performa paling positif dengan kenaikan 0,46 persen, diikuti sektor cyclical yang naik 0,59 persen dan teknologi yang menguat 0,36 persen. 

    Adapun sektor properti, finance, dan non-cyclical masih terkoreksi, masing-masing sebesar 0,39 persen, 0,29 persen, dan 0,16 persen.

    Diberitakan sebelumnya, IHSG diproyeksikan terkoreksi pada perdagangan hari ini, Senin, 7 Juli 2025. Analis MNC Sekuritas memprediksi IHSG terkoreksi sebesar 0,19 persen ke level 6,865 disertai dengan munculnya tekanan jual.

    "Kami perkirakan, posisi IHSG sedang berada pada bagian dari wave (b) dari wave [b], sehingga IHSG masih berpeluang menguat setidaknya ke rentang 6,992-7,050 pada label hitam. Namun, waspadai akan label merah dimana IHSG akan menguji 6,582-6,721,” kata tim analis MNC Sekuritas, Senin, 7 Juli 2025.

    MNC Sekuritas mengungkapkan, level support pada perdagangan pagi ini adalah 6,824, 6,752. Sedangkan untuk resistance berada di level 6,994, 7,085.

    Adapun beberapa saham yang direkomendasikan oleh tim MNC sekuritas pada perdagangan pagi ini, antara lain: AADI, ADRO, ARCI dan HRTA.

    Perdagangan BEI Pekan Lalu Loyo, IHSG Koreksi 0,47 Persen

    Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat data perdagangan pekan lalu periode 30 Juni - 4 Juli 2025 ditutup dengan sejumlah koreksi. Sekretaris Perusahaan BEI, Kautsar Primadi Nurahmad, mengatakan kapitalisasi pasar BEI selama sepekan mengalami koreksi tipis sebesar 0,23 persen.

    "Menjadi Rp12.070 triliun dari Rp12.098 triliun pada sepekan sebelumnya," ujar dia dalam keterangannya dikutip, Sabtu, 5 Juli 2025.

    Kautsar menuturkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan atau IHSG pada pekan lalu ditutup di level 6.865,192, turun 0,47 persen dibanding pekan sebelumnya di level 6.897,400.

    Selain itu, rata-rata volume transaksi harian bursa juga mengalami penurunan 12,18 persen menjadi 19,44 miliar lembar saham dari 22,13 miliar lembar saham pada pekan sebelumnya.

    Rata-rata frekuensi transaksi harian selama pekan lalu turut mengalami perubahan sebesar 12,24 persen menjadi 1,05 juta kali transaksi dari 1,19 juta kali transaksi pada pekan sebelumnya. 

    Kautsar menambahkan, rata-rata nilai transaksi harian BEI selama pekan lalu sebesar Rp10,39 triliun, turun hingga 21 persen dibanding pekan sebelumnya yang senilai Rp13,15 triliun.

    "Adapun investor asing hari ini (Jumat, 4 Juli 2025) mencatatkan nilai jual bersih Rp465,75 miliar dan sepanjang tahun 2025 ini, investor asing mencatatkan nilai jual bersih Rp55,99 triliun," katanya.(*)

    Dapatkan Sinyal Pasar Saat Ini

    Ikuti kami di WhatsApp Channel dan dapatkan informasi terbaru langsung di ponsel Anda.

    Gabung Sekarang

    Jurnalis

    Hutama Prayoga

    Hutama Prayoga telah meniti karier di dunia jurnalistik sejak 2019. Pada 2024, pria yang akrab disapa Yoga ini mulai fokus di desk ekonomi dan kini bertanggung jawab dalam peliputan berita seputar pasar modal.

    Sebagai jurnalis, Yoga berkomitmen untuk menyajikan berita akurat, berimbang, dan berbasis data yang dihimpun dengan cermat. Prinsip jurnalistik yang dipegang memastikan bahwa setiap informasi yang disajikan tidak hanya faktual tetapi juga relevan bagi pembaca.