KABARBURSA.COM – PT Toyota Astra Financial Services (TAFS) memastikan kesiapan dana untuk melunasi Obligasi Berkelanjutan IV Toyota Astra Financial Services Dengan Tingkat Bunga Tetap Tahap V Tahun 2025 Seri A yang akan jatuh tempo pada Maret 2026.
Kepastian tersebut disampaikan perseroan melalui surat bernomor 027/TAF/TRS/II/26 yang ditujukan kepada Direktur Bursa Efek Indonesia di Jakarta. Penyampaian ini merujuk pada Surat Keputusan Direktur PT Bursa Efek Indonesia Nomor Kep-00066/BEI/09-2022 tentang Perubahan Peraturan Nomor I-E mengenai kewajiban penyampaian informasi.
Dalam laporan tersebut, manajemen menegaskan bahwa dana untuk pembayaran pokok obligasi sebesar Rp371,52 miliar atau setara Rp371.520.000.000 akan tersedia pada saat jatuh tempo sesuai ketentuan yang berlaku.
Direktur PT Toyota Astra Financial Services, Ezar Kumendong, menyampaikan pernyataan resmi terkait kesiapan tersebut.
“Dana untuk pembayaran pokok Obligasi Berkelanjutan IV Toyota Astra Financial Services Dengan Tingkat Bunga Tetap Tahap V Tahun 2025 Seri A sebesar Rp371,52 miliar yang akan jatuh tempo pada bulan Maret 2026, tersedia pada saat akan jatuh tempo sesuai ketentuan,” ujar Ezar Kumendong dalam keterangan tertulis dikutip Selasa, 17 Februari 2026.
Ia juga menegaskan bahwa sumber dana untuk pelunasan obligasi tersebut sepenuhnya berasal dari internal perseroan, bukan dari pinjaman baru ataupun penerbitan instrumen utang tambahan.
“Source dana yang akan digunakan untuk pembayaran Obligasi tersebut berasal dari dana internal Perseroan,” tulis manajemen dalam surat resmi itu.
Manajemen juga menambahkan bahwa sampai dengan tanggal penyampaian laporan, tidak terdapat keputusan atau tindakan material lainnya yang dilakukan terkait pelunasan efek tersebut. Artinya, tidak ada perubahan strategi pendanaan maupun aksi korporasi tambahan yang berdampak terhadap kewajiban obligasi ini.
Kesiapan dana sebelum jatuh tempo menjadi indikator penting bagi investor dalam menilai profil risiko dan likuiditas perusahaan pembiayaan. Komitmen pembayaran tepat waktu memperkuat reputasi perseroan di pasar surat utang domestik serta mencerminkan pengelolaan arus kas yang disiplin.
PT Toyota Astra Financial Services sendiri merupakan perusahaan pembiayaan yang berfokus pada pembiayaan kendaraan bermotor dan layanan keuangan terkait otomotif. Dengan jatuh tempo obligasi yang dijadwalkan pada Maret 2026, kepastian ketersediaan dana Rp371,52 miliar ini menjadi sinyal positif bagi pemegang obligasi dan pelaku pasar.(*)