Logo
>

Waskita (WSKT) Garap Proyek KLHK, Nilai Kontrak Capai Rp100,35 Miliar

Waskita Karya garap proyek renovasi dan pembangunan 14 gedung KLHK di 9 lokasi strategis, dari Jakarta hingga Kalimantan, senilai lebih dari Rp100 miliar.

Ditulis oleh Hutama Prayoga
Waskita (WSKT) Garap Proyek KLHK, Nilai Kontrak Capai Rp100,35 Miliar
Gedung PT Waskita Karya (Persero) Tbk. (Foto: Dok Perusahaan)

Poin Penting :

    KABARBURSA.COM - PT Waskita Karya (Persero) Tbk akan menggarap proyek jasa rancang bangun penyediaan barang pengganti milik Negara pada Kementerian Lingkungan Hidup Kehutanan (KLHK). 

    Pengerjaan itu ditandai dengan peletakan batu pertama atau groundbreaking yang diadakan di Kantor Pengendalian Pembangunan Ekoregion (P3E) KLHK di Balikpapan, Kalimantan Timur. 

    Dalam proyek itu, Waskita akan merenovasi sekaligus membangun 14 bangunan KLHK yang tersebar di sembilan lokasi di Pulau Jawa, Sumatera, Kalimantan, dan Sulawesi. 

    Di Sulawesi Selatan, Perseroan rencananya mengerjakan tiga proyek, di antaranya pembangunan Balai Perbenihan Tanaman Hutan (BPTH) di Maros, Gedung Kantor Balai Pengamanan dan Penegakan Hukum Lingkungan Hidup dan Kehutanan (BPPHLHK), serta Mess BPPHLHK di Makassar.

    Kemudian di Kalimantan Timur, Waskita akan membangun dua gedung, yaitu Pusat Keanekaragaman Hayati dan Plasma Nutfah Nusantara (PHKPNN) di Mentawir juga Kantor P3E di Balikpapan. 

    Berikutnya, Perseroan siap mengerjakan proyek Gedung Kantor Balai Pengelolaan Hutan Produksi (BPHP) Wilayah V Palembang di Sumatera Selatan serta Balai Pengelolaan Daerah Aliran Sungai dan Hutan Lindung (BPDASHL) di Bangka Belitung.

    Ada pula empat proyek KLHK di Bali yang akan direnovasi Perseroan, mencakup Kantor Dinas Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Gianyar, rumah dinas tukad Batanghari, rumah dinas tukad Balian, dan rumah dinas D'Gedong Residence. 

    Sedangkan tiga proyek renovasi lainnya berada di Jakarta, yaitu rumah serbaguna patra kuningan di Jalan Dukuh Patra, rumah serbaguna patra kuningan di Jaya Mandala, serta rumah negara di Cibubur.

    Direktur Operasi I Waskita Karya Ari Asmoko mengatakan seluruh proyek tersebut akan diselesaikan dalam waktu sekitar lima sampai enam bulan. Sementara total nilai kontraknya sebesar Rp100,35 miliar.

    "Waskita Karya merasa bangga karena dapat kembali mengerjakan proyek kantor kementerian pembangunan ini menjadi salah satu wujud kontribusi Perseroan dalam mendukung kinerja pemerintah," ujarnya dalam keterangan resmi dikutip, Senin, 7 Juli 2025.

    Ari menyatakan, lingkup pekerjaan Waskita pada proyek ini meliputi persiapan, pendahuluan, dan pembongkaran. Lalu melakukan pekerjaan struktur, arsitektur, Mechanical Electrical Plumbing (MEP), infrastruktur, halaman, landscaping, termasuk bangunan minor.

    "Sebagai BUMN Konstruksi yang memiliki pengalaman lebih dari 64 tahun, ini bukan pertama kalinya kami mengerjakan proyek kantor pemerintah. Sebelumnya, Waskita sudah merampungkan banyak pembangunan gedung pemerintah, seperti Kantor Gubernur Sulawesi Barat, Gedung Otoritas Jasa Keuangan (OJK) di Maluku, juga Kantor Balai Penerapan Standar Instrumen Lingkungan Hidup dan Kehutanan (BPSILHK) di Mataram," ungkapnya. 

    Adapun pada akhir 2024, Waskita juga terpilih menjadi kontraktor pembangunan Kantor Gubernur Papua Selatan dan Kawasan Pusat Pemerintahan Otonomi Baru Papua Selatan di Kabupaten Merauke. 

    Sementara pada April lalu, Perseroan telah melakukan groundbreaking proyek Konstruksi Bangunan Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Istimewa Yogyakarta (DPRD DIY).(*)

    Dapatkan Sinyal Pasar Saat Ini

    Ikuti kami di WhatsApp Channel dan dapatkan informasi terbaru langsung di ponsel Anda.

    Gabung Sekarang

    Jurnalis

    Hutama Prayoga

    Hutama Prayoga telah meniti karier di dunia jurnalistik sejak 2019. Pada 2024, pria yang akrab disapa Yoga ini mulai fokus di desk ekonomi dan kini bertanggung jawab dalam peliputan berita seputar pasar modal.

    Sebagai jurnalis, Yoga berkomitmen untuk menyajikan berita akurat, berimbang, dan berbasis data yang dihimpun dengan cermat. Prinsip jurnalistik yang dipegang memastikan bahwa setiap informasi yang disajikan tidak hanya faktual tetapi juga relevan bagi pembaca.