Logo
>

Yakinkan PAYDI Menggeliat, ZURN Gandeng Bank Mayapada

Ditulis oleh Yunila Wati
Yakinkan PAYDI Menggeliat, ZURN Gandeng Bank Mayapada

Poin Penting :

    KABARBURSA.COM - Di tengah fakta asuransi jiwa tradisional mendominasi komposisi premi asuransi jiwa, Produk Asuransi Yang Dikaitkan dengan Investasi (PAYDI) menggeliat. Hal ini ditandai dengan adanya kerjasama antara PT Zurich Topas Life (Zuricf Life) dengan PT Bank Mayapada Internasional Tbk. Keduanya menawarkan terobosan dalam proteksi jiwa, kesehatan, sekaligus investasi dalam satu polis asuransi dengan total nilai manfaat hingga 385 persen.

    Dengan kerja sama melalui bancaassurance, Zurich Family Gen Assurance bertujuan untuk membantu nasabah dalam mempersiapka nafkah lanjutan.

    PT Zurich Topas Life yang memiliki kode saham ZURN, memperhatikan bahwa kesadaran akan perlindungan asuransi semakin tinggi di kalangan keluarga, baik untuk perlindungan pribadi mereka sebagai orang tua maupun untuk keamanan finansial keluarga dan masa depan anak-anak mereka.

    Melalui Zurich Family Gen Assurance, tidak hanya memberikan perlindungan optimal tetapi juga membantu nasabah dalam persiapan untuk menjaga stabilitas ekonomi keluarga.

    Kerjasama antara Bank Mayapada dan Zurich ini menghadirkan layanan perbankan dan asuransi yang terintegrasi, dirancang untuk memberikan kenyamanan dan perencanaan keuangan yang lebih baik bagi nasabah. Inisiatif ini merupakan bagian dari strategi kami untuk memperluas jangkauan layanan dan melayani nasabah dengan kebutuhan finansial yang beragam.

    Zurich Family Gen Assurance menawarkan jaminan polis yang tetap aktif dengan pembayaran premi dasar dan top-up berkala, serta manfaat pertanggungan hingga Rp3 miliar akibat kecelakaan. Untuk memberikan fleksibilitas tambahan, Zurich Family Termlink menyediakan uang pertanggungan jiwa yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan keluarga.

    Produk ini didesain dengan fokus pada fleksibilitas, memungkinkan nasabah untuk memilih tambahan manfaat seperti pertanggungan jiwa, rawat inap, perlindungan dari penyakit kritis, tutup usia, hingga pembebasan premi. Nasabah juga dapat memilih masa perpanjangan asuransi hingga usia 99 tahun, menyesuaikan dengan kebutuhan mereka.

    Dengan mengakses Zurich Family Gen Assurance melalui Bank Mayapada, nasabah mereka dapat menikmati penawaran eksklusif, termasuk customer reward sebesar 5 persen.

    Kerjasama ini mencerminkan komitmen proaktif Bank Mayapada dalam menyediakan layanan yang beragam dan produk finansial yang komprehensif, serta memperkuat posisi sebagai mitra terpercaya dalam layanan perbankan dan asuransi di Indonesia.

    Sebelumnya KabarBursa memberitakan, asuransi unit link atau Produk Asuransi Yang Dikaitkan dengan Investasi (PAYDI) memiliki komposisi 26,92 persen dari total premi, yakni sebesar Rp19,79 triliun pada Mei 2024. Produk ini mengalami penurunan sebesar -18,23 persen secara tahunan (yoy), yang menurut Ogi disebabkan oleh turunnya premi produk baru.

    OJK terus mendorong perbaikan dalam proses pemasaran, pengelolaan kewajiban, dan pengelolaan dana untuk memastikan bahwa portofolio PAYDI dapat memberikan manfaat sesuai yang dijanjikan kepada pemegang polis. Ogi juga menekankan bahwa OJK mendorong perusahaan asuransi untuk mengembangkan cara yang lebih efektif dalam menetapkan premi dan kewajiban serta melakukan monitoring atas penempatan investasi yang sesuai dengan kewajiban, sambil memperhatikan aspek likuiditas dan kualitas aset.

    Dalam Rapat Dewan Komisioner (RDK) OJK pada Senin, 8 Juli 2024, dilaporkan bahwa total aset industri asuransi di bulan Mei 2024 mencapai Rp1.120,57 triliun, naik 1,30 persen year-on-year (yoy) dari posisi yang sama di tahun sebelumnya. Total aset asuransi komersil mencapai Rp900,99 triliun, naik 2,10 persen (yoy), didukung oleh akumulasi pendapatan premi yang naik 8,59 persen (yoy). Premi asuransi jiwa tumbuh 2,23 persen, sementara premi asuransi umum dan reasuransi tumbuh 16,94 persen (yoy).

    “Kinerja tersebut didukung permodalan yang solid di mana industri asuransi jiwa dan asuransi umum mencatatkan risk based capital (RBC) masing-masing sebesar 441,93 persen dan 326,66 persen, jauh di atas threshold sebesar 120 persen,” kata Ogi dalam konferensi pers Hasil RDK Bulanan Juni 2024 di Jakarta.

    Untuk asuransi non-komersil, yang meliputi aset BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan serta program asuransi ASN, TNI, dan POLRI terkait program jaminan kecelakaan kerja dan jaminan kematian, total aset tercatat sebesar Rp219,58 triliun atau terkontraksi 1,86 persen yoy.

    Zurich Insurance Group Ltd. adalah perusahaan asuransi Swiss, umumnya dikenal sebagai Zurich, yang berkantor pusat di Zürich, Swiss. Ini adalah perusahaan asuransi terbesar Swiss. Pada 2013, Zurich Insurance Group menjadi perusahaan publik terbesar ke-75 di dunia menurut daftar Forbes Global 2000, dan pada 2011 perusahaan itu menempati peringkat ke-94 dalam merek 100 Besar Interbrand.

    Zurich adalah perusahaan asuransi global yang disusun dalam tiga segmen usaha inti: Asuransi Umum, Hayat Global dan Petani. Zurich mempekerjakan sekitar 60.000 orang untuk melayani nasabah di lebih dari 170 negara dan teritori di seluruh dunia. Perusahaan ini terdaftar pada Bursa efek SIX. Pada tahun 2012, posisi modal yang kuat, dengan ekuitas pemegang saham dari ASD34,494 miliar.(*)

    Dapatkan Sinyal Pasar Saat Ini

    Ikuti kami di WhatsApp Channel dan dapatkan informasi terbaru langsung di ponsel Anda.

    Gabung Sekarang

    Jurnalis

    Yunila Wati

    Telah berkarier sebagai jurnalis sejak 2002 dan telah aktif menulis tentang politik, olahraga, hiburan, serta makro ekonomi. Berkarier lebih dari satu dekade di dunia jurnalistik dengan beragam media, mulai dari media umum hingga media yang mengkhususkan pada sektor perempuan, keluarga dan anak.

    Saat ini, sudah lebih dari 1000 naskah ditulis mengenai saham, emiten, dan ekonomi makro lainnya.

    Tercatat pula sebagai Wartawan Utama sejak 2022, melalui Uji Kompetensi Wartawan yang diinisiasi oleh Persatuan Wartawan Indonesia (PWI), dengan nomor 914-PWI/WU/DP/XII/2022/08/06/79