Logo

2026 Investasi Lebih Cerdas.
Dengan Data. Bukan Insting.

KabarBursa Investor Pro membantu investor mengambil keputusan berbasis data.

Headline Hari Ini

Infografis

Berita Terbaru

Indonesia–Uni Eropa Sepakati Penguatan Dialog Ekonomi, Bahas Halal hingga CEPA

Deputi Bidang Koordinasi Kerja Sama Ekonomi dan Investasi Edi Prio Pambudi menyatakan Indonesia berharap proses legal scrubbing IEU-CEPA dapat diselesaikan lebih cepat.

Bank Mandiri Optimalkan Struktur Keuangan, Dukung Program Negara

Aset tembus Rp2.829 triliun, kredit dan DPK tumbuh kuat, Bank Mandiri perkuat pembiayaan UMKM dan dukung program prioritas pemerintah 2025.

Prabowo: MBG Gerakkan Ekonomi Desa dan Serap Hingga 1,5 Juta Tenaga Kerja

Menurut Prabowo, hingga saat ini MBG telah menjangkau 60,2 juta penerima manfaat yang terdiri dari anak-anak sekolah, ibu hamil, serta lanjut usia yang hidup sendiri

Komisaris MDKA Borong Saham di Harga Rp3.113, Porsi Hak Suara Naik

Berdasarkan keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI) hari ini, Andrew melakukan pembelian tidak langsung sebanyak 300 ribu saham dengan harga Rp3.113 pada 12 Februari 2026.

Pemerintah Sebut Momentum Pemulihan Ekonomi Semakin Kuat

Airlangga menjelaskan pertumbuhan ekonomi Indonesia secara year-on-year mencapai 5,11 persen.

Lima Saham Melejit 24 Persen Hari ini, Siapa Paling Kencang?

BELL, ROCK, TRUK, INDS, dan BAIK masuk daftar top gainer setelah melonjak lebih dari 24 persen dalam satu sesi perdagangan.

Prabowo Pamer Tiga Program Prioritas, Klaim Tumbuhkan Ekonomi

Prabowo mengklaim bahwa sejumlah capaian mulai tampak secara nyata di daerah dari tiga program prioritasnya setelah lebih dari satu tahun pemerintahan berjalan.

September Sinyal Entry Sektor Healthcare?

Data lima tahun menunjukkan pola konsisten penguatan saham farmasi dan rumah sakit pada September.

Agung Dwi Pramono Disanksi OJK, ini Klarifikasi KAP ARWR

Managing Partner KAP ARWR Andi Ruswandi, mengklaim terjadi kekeliruan pemahaman publik akibat penyebutan nama

EXCL Rugi Rp4,41 Triliun meski Pendapatan Tumbuh 23 Persen

Pendapatan naik menjadi Rp42,45 triliun pada 2025, namun lonjakan beban membuat EXCL mencatat rugi Rp4,41 triliun.