Logo
>

Restrukturisasi Pengurus ANTM, Kursi Komisaris Belum Terisi

Restrukturisasi pengurus PT Aneka Tambang Tbk menyisakan satu posisi komisaris kosong usai berakhirnya masa jabatan M. Rudy Salahuddin Ramto.

Ditulis oleh Desty Luthfiani
Restrukturisasi Pengurus ANTM, Kursi Komisaris Belum Terisi
Aktivitas operasional PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) di kawasan pertambangan. (Foto: Dok. Antam)

KABARBURSA.COM – PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) atau Antam mengumumkan berakhirnya masa jabatan M. Rudy Salahuddin Ramto sebagai komisaris per Senin, 22 Desember 2025. 

Plh. Corporate Secretary Division Head Antam, Viola Maulina, menyampaikan bahwa Perseroan telah menerima surat pemberitahuan berakhirnya masa jabatan yang bersangkutan. 

“Perseroan telah menerima surat pemberitahuan berakhirnya masa jabatan Bapak M. Rudy Salahuddin Ramto sebagai Komisaris pada 22 Desember 2025,” ujarnya dikutip Jumat, 26 Desember 2025.

Berakhirnya masa jabatan ini sejalan dengan ketentuan Anggaran Dasar Perseroan serta Undang-Undang Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang melarang anggota dewan komisaris BUMN merangkap jabatan tertentu, termasuk menjadi komisaris di BUMN lain. M. Rudy Salahuddin Ramto diketahui diangkat sebagai Wakil Komisaris Utama PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI).

Sebagai catatan, sebelum pengumuman tersebut, Antam telah menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa pada 15 Desember 2025. 

Dalam RUPSLB itu, pemegang saham menyetujui sejumlah agenda penting, termasuk perubahan Anggaran Dasar serta perubahan pengurus Perseroan.

RUPSLB tersebut dihadiri pemegang saham yang mewakili 20.284.050.997 saham atau sekitar 84,4087591 persen dari total saham dengan hak suara yang sah. 

Dalam rapat itu pula, susunan pengurus Perseroan diperbarui, antara lain dengan pengalihan penugasan Irwandy Arif sebagai Komisaris Utama serta pengangkatan Untung Budiharto sebagai Direktur Utama ANTAM.

Namun, dalam keputusan RUPSLB tersebut belum terdapat penunjukan pengganti untuk posisi komisaris yang ditinggalkan M. Rudy Salahuddin Ramto. Hingga saat ini, perseroan juga belum mengumumkan nama komisaris baru untuk mengisi kekosongan tersebut.

Manajemen Antam menegaskan bahwa berakhirnya masa jabatan komisaris tersebut tidak berdampak terhadap kegiatan operasional, kondisi keuangan, maupun kelangsungan usaha perseroan. 

Perseroan menyatakan akan menyampaikan informasi lanjutan apabila terdapat keputusan lebih lanjut, sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Berbarengan dengan berita perubahan susunan direksi itu. Data perdagangan saham ANTM menunjukkan berada di level 3.220, menguat 310 poin atau sekitar 10,65 persen dalam satu bulan terakhir. 

Pergerakan tersebut menandai tren kenaikan yang relatif konsisten, setelah saham ini sempat menyentuh area terendah di kisaran 2.890 sebelum berbalik arah.

Grafik pergerakan harga menunjukkan pola kenaikan bertahap dengan momentum yang menguat menjelang akhir periode. Saham ANTM berhasil menembus kembali area psikologis 3.000 dan melanjutkan penguatan hingga mendekati level tertinggi bulanannya di 3.220. 

Pola ini mencerminkan adanya minat beli yang tetap terjaga, seiring sentimen positif terhadap sektor komoditas dan prospek bisnis perseroan. (*)

Disclaimer:
Berita atau informasi yang Anda baca membahas emiten atau saham tertentu berdasarkan data yang tersedia dari keterbukaan informasi PT Bursa Efek Indonesia dan sumber lain yang dapat dipercaya. Konten ini tidak dimaksudkan sebagai ajakan untuk membeli atau menjual saham tertentu. Selalu lakukan riset mandiri dan konsultasikan keputusan investasi Anda dengan penasihat keuangan profesional. Pastikan Anda memahami risiko dari setiap keputusan investasi yang diambil.

Dapatkan Sinyal Pasar Saat Ini

Ikuti kami di WhatsApp Channel dan dapatkan informasi terbaru langsung di ponsel Anda.

Gabung Sekarang

Jurnalis

Desty Luthfiani

Desty Luthfiani seorang jurnalis muda yang bergabung dengan KabarBursa.com sejak Desember 2024 lalu. Perempuan yang akrab dengan sapaan Desty ini sudah berkecimpung di dunia jurnalistik cukup lama. Dimulai sejak mengenyam pendidikan di salah satu Universitas negeri di Surakarta dengan fokus komunikasi jurnalistik. Perempuan asal Jawa Tengah dulu juga aktif dalam kegiatan organisasi teater kampus, radio kampus dan pers mahasiswa jurusan. Selain itu dia juga sempat mendirikan komunitas peduli budaya dengan konten-konten kebudayaan bernama "Mata Budaya". 

Karir jurnalisnya dimulai saat Desty menjalani magang pendidikan di Times Indonesia biro Yogyakarta pada 2019-2020. Kemudian dilanjutkan magang pendidikan lagi di media lokal Solopos pada 2020. Dilanjutkan bekerja di beberapa media maenstream yang terverifikasi dewan pers.

Ia pernah ditempatkan di desk hukum kriminal, ekonomi dan nasional politik. Sekarang fokus penulisan di KabarBursa.com mengulas informasi seputar ekonomi dan pasar modal.

Motivasi yang diilhami Desty yakni "do anything what i want artinya melakukan segala sesuatu yang disuka. Melakukan segala sesuatu semaksimal mungkin, berpegang teguh pada kebenaran dan menjadi bermanfaat untuk Republik".